Fungsi Glutathione Alami dan Injeksi Bagi Tubuh

 Glutathione ada di dalam setiap sel tubuh untuk menjaga dan mempertahankan sel dari kerusakan, terutama oleh serangan radikal bebas. Glutathione berperan penting dalam sistem imunitas/kekebalan tubuh, regenerasi sel, bersifat antioksidan dan anti toksin. Karena fungsi antioksidan tersebut, Glutation mutlak diperlukan untuk banyak proses metabolisme tubuh mulai dari diferensiasi sel yang menjadi faktor utama cepat lambatnya proses penuaan, menjaga struktur protein tubuh, transportasi asam amino dalam sel tubuh serta secara imunitas turut berperan dalam produksi sel darah putih untuk proses pertahanan tubuh.  Kadar Glutathione dalam tubuh  merupakan biomarker atau indikator untuk membedakan individu sehat dengan individu yang berpenyakit. Glutathione merupakan raja atau master dari antioxidant di dalam tubuh, karena telah diakui oleh para ahli medis internasional bahwa belum ada antioksidan lain yang mampu menandinginya.

Continue reading
  2132 Hits
2132 Hits
  0 Comments

Obesitas, Metabolisme dan Golongan Darah

Hampir di sepanjang sejarah, manusia berjuang melawan kelaparan. Orang yang memiliki paling banyak otot pada tulang mereka adalah orang-orang yang mampu bertahan hidup. Wanita berpinggul dan berpaha lebar lebih baik dalam hal menyediakan lemak yang diperlukan untuk perkembangan janin dan produksi susu yang cukup bagi bayi yang sedang tumbuh.  Jadi, pertambahan berat badan memiliki banyak nilai tambah, dengan menjadi sumber energi simpanan untuk menghadapi masa kelaparan. Ini adalah cara alami untuk menjamin kelestarian ras manusia.

Continue reading
  8018 Hits
8018 Hits
  0 Comments

The Role of Laboratory Diagnosis in Children with Chronic Diarrhea

Chronic diarrhea is defined as diarrhea which has occurred for more than 14 days and if it is caused by infection, then it is known as persistent diarrhea. The incidence rate of persistent diarrhea in some developing countries is ranged between 3-23%.1,2 In order to establish diagnosis and to provide treatment of chronic or persistent diarrhea, we need a simple and non-invasive examination such as stool analysis. It should be continued with stool culture and stool parasite analysis to discover the etiologic pathogenic bacteria or parasite.3,4 Invasive examination such as colonoscopy is occasionally needed in order to discover infective colitis grossly and to obtain colon biopsy at once to differentiate infection and non-specific inflammation.5 This study is aimed to recognize the result of stool examination and colonoscopy in patients with persistent diarrhea in Department of Pediatrics Cipto Mangunkusumo hospital for three months period.
Continue reading
  7175 Hits
7175 Hits
  0 Comments

Popular Articles

10 October 2008
Artikel Kesehatan
Kelahiran anak dalam suatu rumah tangga sangat membahagiakan semua pasangan. Namun kadangkala kelahiran anak sepertinya kurang memberi suasana bahagia jika anak yang lahir tersebut sama jenis kelamin...
13536 hits
29 September 2011
Artikel Kesehatan Anak
Intestinal worm infection, is still high in Indonesia. It is understood because Indonesia is a developing country with low socioeconomic status, knowledge, environmental and personal hygiene. This ca...
6171 hits
11 January 2018
Skin Care
Good skin care — including sun protection and gentle cleansing — can keep your skin healthy and glowing for years to come. Don't have time for intensive skin care? You can still pamper yourself by aci...
142388 hits
01 October 2011
Artikel Kesehatan Anak
ABSTRACT Objective : This study aims to assess the efficacy of single-dose albendazole in treating mild, moderate, and severe ascariasis. Methods : Stool specimens were collected from randomly selec...
6803 hits
01 October 2011
Artikel Kesehatan
Hampir di sepanjang sejarah, manusia berjuang melawan kelaparan. Orang yang memiliki paling banyak otot pada tulang mereka adalah orang-orang yang mampu bertahan hidup. Wanita berpinggul dan berpaha l...
8018 hits