Fungsi Glutathione Alami dan Injeksi Bagi Tubuh

 Glutathione ada di dalam setiap sel tubuh untuk menjaga dan mempertahankan sel dari kerusakan, terutama oleh serangan radikal bebas. Glutathione berperan penting dalam sistem imunitas/kekebalan tubuh, regenerasi sel, bersifat antioksidan dan anti toksin. Karena fungsi antioksidan tersebut, Glutation mutlak diperlukan untuk banyak proses metabolisme tubuh mulai dari diferensiasi sel yang menjadi faktor utama cepat lambatnya proses penuaan, menjaga struktur protein tubuh, transportasi asam amino dalam sel tubuh serta secara imunitas turut berperan dalam produksi sel darah putih untuk proses pertahanan tubuh.  Kadar Glutathione dalam tubuh  merupakan biomarker atau indikator untuk membedakan individu sehat dengan individu yang berpenyakit. Glutathione merupakan raja atau master dari antioxidant di dalam tubuh, karena telah diakui oleh para ahli medis internasional bahwa belum ada antioksidan lain yang mampu menandinginya.

Continue reading
  1648 Hits
1648 Hits
  0 Comments

Obesitas, Metabolisme dan Golongan Darah

Hampir di sepanjang sejarah, manusia berjuang melawan kelaparan. Orang yang memiliki paling banyak otot pada tulang mereka adalah orang-orang yang mampu bertahan hidup. Wanita berpinggul dan berpaha lebar lebih baik dalam hal menyediakan lemak yang diperlukan untuk perkembangan janin dan produksi susu yang cukup bagi bayi yang sedang tumbuh.  Jadi, pertambahan berat badan memiliki banyak nilai tambah, dengan menjadi sumber energi simpanan untuk menghadapi masa kelaparan. Ini adalah cara alami untuk menjamin kelestarian ras manusia.

Continue reading
  7532 Hits
7532 Hits
  0 Comments

The Role of Laboratory Diagnosis in Children with Chronic Diarrhea

Chronic diarrhea is defined as diarrhea which has occurred for more than 14 days and if it is caused by infection, then it is known as persistent diarrhea. The incidence rate of persistent diarrhea in some developing countries is ranged between 3-23%.1,2 In order to establish diagnosis and to provide treatment of chronic or persistent diarrhea, we need a simple and non-invasive examination such as stool analysis. It should be continued with stool culture and stool parasite analysis to discover the etiologic pathogenic bacteria or parasite.3,4 Invasive examination such as colonoscopy is occasionally needed in order to discover infective colitis grossly and to obtain colon biopsy at once to differentiate infection and non-specific inflammation.5 This study is aimed to recognize the result of stool examination and colonoscopy in patients with persistent diarrhea in Department of Pediatrics Cipto Mangunkusumo hospital for three months period.
Continue reading
  6682 Hits
6682 Hits
  0 Comments

Popular Articles

08 February 2011
Artikel Kesehatan
Kurang tidur tidak hanya memengaruhi kesehatan, tapi juga kecantikan. Misalnya, timbulnya lingkaran hitam di sekitar mata dan jerawat yang disebabkan karena pada saat tidur, tanpa disadari saraf-sara...
8039 hits
08 February 2011
Artikel Kesehatan Anak
Perdarahan saluran cerna akut pada anak baik berupa muntah darah atau darah segar dari rektrum merupakan suatu keadaan yang menakutkan anak dan orang tuanya meskipun jumlahnya sedikit.1 Perdarahan sa...
18757 hits
08 February 2011
Artikel Kesehatan
Kirlian photography refers to a form of photogram made with high voltage. In controversial metaphysical contexts, Kirlian photography, Kirlian energy, and so on, are sometimes referred to as just "Ki...
8173 hits
12 January 2018
Health
Skin Care
We are often focused on rejuvenating skin through the use of topical skincare products. However, in order to achieve a truly youthful complexion , it is vital that we consider what goes inside our bod...
141388 hits
01 October 2011
Artikel Kesehatan Anak
Chronic diarrhea is defined as diarrhea which has occurred for more than 14 days and if it is caused by infection, then it is known as persistent diarrhea. The incidence rate of persistent diarrhea ...
6682 hits